Pasangan Suami Istri di Tanggamus Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembunuhan dan Perampokan

Polisi olah TKP pembunuhan suami istri di Kabupaten Tanggamus.
Sumber :
  • Istimewa

Tanggamus, Lampung – Sepasang suami istri di Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, ditemukan meninggal dunia di rumahnya dalam kondisi bersimbah darah, pada Sabtu (13/12/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.

img_title Kecelakaan Beruntun Tiga Kendaraan di Sukabumi, Satu Orang Penumpang Motor Meninggal Dunia

Korban diketahui bernama Rohimi dan istrinya Suryanti. Keduanya ditemukan tewas di dalam rumah sekitar pukul 23.30 WIB, dalam kondisi mengenaskan tergelatak bersimbah darah saling berdampingan satu posisi tengkurap, istrinya terlentang menggunakan sarung.

Peristiwa pembunuhan ini pertama kali diketahui oleh anak korban pulang dari bermain dan mendapati rumah dalam kondisi gelap tanpa penerangan. 

img_title Hanya Dua Meter dari Lokasi Hilang, Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Tenggelam di Pulau Rimau

Saat masuk ke dalam, anak tersebut melihat kedua orang tuanya sudah tergeletak bersimbah darah. Kejadian itu sontak membuatnya menjerit histeris dan memanggil warga sekitar untuk meminta pertolongan. 

Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, mengatakan pihaknya mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

img_title Kecelakaan Maut Tol Terpeka KM 187: Satu Keluarga asal Lahat Tewas, Hanya Anak Perempuan 17 Tahun yang Selamat

"Kita sudah mendatangi lokasi kejadian dan masih mendalami kasus ini," kata AKBP Rahmad Sujatmiko, saat dikonfirmasi pada Minggu (14/12/2025).

AKBP Rahmad Sujatmiko menjelaskan sudah memintai keterangan beberapa orang saksi di lokasi kejadian baik itu yang menemukan kedua korban pertama kali maupun tetangga korban.

"Beberapa orang saksi sudah kita mintai keterangan. Baik itu saksi tetangga, maupun anak korban yang baru pulang dari bermain," jelasnya. 

Kapolres mengungkapkan berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 23.15 WIB, beberapa warga yang tengah bermain kartu di samping rumah korban antara lain Iman Ferdiansah, Ade Suratno, Mat Isran, dan Saniman, mendengar suara mengerang seperti orang menggigil yang berasal dari rumah korban.

Saat dicek, suara tersebut sempat berhenti dan lampu rumah korban dalam keadaan mati. Tidak lama kemudian, suara mengerang kembali terdengar. Warga bersama anak korban, Ade Riski, yang baru tiba di rumah, bergegas mengecek ke dalam.

Saat melihat ke dalam rumah melalui celah, terlihat saudara Rohimi (54) dan saudari Suyanti (50) sudah dalam keadaan tergeletak bersimbah darah di ruang tengah menuju dapur. Anak korban kemudian memecahkan kaca untuk dapat masuk ke dalam rumah, lalu segera menghubungi pihak kepolisian.

Halaman Selanjutnya
img_title