Tas 'Branded' Hingga Motor Klasik jadi Barang Sitaan Kasus Korupsi Air Minum di Lampung

Konferensi pers di Kejati Lampung
Sumber :
  • Foto Dokumentasi Riduan

LampungKejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung kembali memaparkan perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Air Minum dan perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2022. Hingga kini, total nilai aset yang berhasil disita mencapai Rp45,27 miliar.

img_title Viral Konten Kreator Abang Taun Sentil Bupati, SD Reot di Tanggamus Kini Disulap Jadi Permanen

 

Asisten Pidana Khusus Kejati Lampung, Armen Wijaya, pada Rabu (10/12/2025) mengatakan bahwa penyidik telah melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi di Bandar Lampung dan Pesawaran. 

img_title Kembali Raih WTP, Pemkab Pesisir Barat Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD

Kendaraan bermotor yang disita Kejati Lampung

Photo :
  • Foto Dokumentasi Riduan

 

img_title Bupati Hamartoni Ahadis Dukung Penuh HPN dan Sokong Kontingen SIWO Lampung Utara Berlaga di Porwanas 2027

Penggeledahan berlangsung di wilayah Tanjung Karang Timur, Tanjung Karang Barat, Rajabasa, Kemiling, Gedong Tataan, hingga Way Lima. Dari operasi itu, penyidik menyita berbagai aset yang diduga berasal dari hasil korupsi, mulai dari kendaraan, uang tunai, tanah dan bangunan, hingga barang-barang mewah.

 

Aset yang diamankan penyidik mencakup delapan unit kendaraan roda dua dan roda empat, uang tunai dalam rupiah serta pecahan dolar Amerika, puluhan sertifikat tanah, dan sejumlah properti yang nilainya ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah. 

 

Tak hanya itu, puluhan tas bermerek dengan nilai ekonomis tinggi turut disita dari lokasi penggeledahan. Secara keseluruhan, nilai aset yang kini berada dalam penguasaan penyidik mencapai lebih dari Rp45 miliar sebagai bagian dari proses pemulihan kerugian keuangan negara.

 

Armen menegaskan bahwa seluruh tindakan penyitaan tersebut merupakan bentuk komitmen Kejati Lampung dalam penegakan hukum yang tegas dan profesional. 

 

“Ini merupakan upaya untuk memberikan efek jera bagi pelaku korupsi dan memastikan kerugian negara dapat dipulihkan,” kata Armen. 

 

Salah satu temuan yang menarik perhatian publik adalah penyitaan sejumlah tas mewah dan emas yang didapatkan dari rumah dinas mantan Bupati Pesawaran berinisial DR.

 

Armen membenarkan bahwa barang-barang tersebut diperoleh saat penyidik melakukan penggeledahan di kediaman resmi mantan bupati. 

 

Ketika ditanya mengenai aset lain yang berkaitan dengan DR, Armen menyebutkan bahwa rinciannya akan diungkap lebih jauh pada proses persidangan.

 

Armen juga menjelaskan bahwa nilai kerugian awal yang teridentifikasi dalam perkara ini sebesar Rp8,3 miliar, namun angka tersebut meningkat seiring pendalaman penyidikan. 

Halaman Selanjutnya
img_title