Harga Sayur di Bandar Lampung Mulai Naik Menjelang Akhir Tahun

Pedagang sayur di Pasar Pasir Gintung
Sumber :
  • Foto Dokumentasi Riduan

Lampung – Menjelang Natal dan Tahun Baru, harga sejumlah komoditas sayur di pasar tradisional Bandar Lampung mulai mengalami kenaikan. 

img_title KAI Tanjungkarang Angkut 13,87 Juta Ton Barang dalam Enam Bulan, Batubara Masih Mendominasi

 

Pantauan di Pasar Gintung, Tanjung Karang Pusat, pada Rabu menunjukkan beberapa komoditas naik cukup signifikan.

img_title Lelang Aset Rongsok dan Kendaraan Dinas, Pemkab Lampung Utara Raup PAD Rp348 Juta

 

Harga wortel naik dari Rp8.000 menjadi Rp20.000 per kilogram. Bawang merah meningkat dari Rp38.000 menjadi Rp45.000 per kilogram. 

img_title Tinjau Lapas Banyuasin, Ketua Dekranasda Sumatera Selatan Puji Kain Batik Karya Warga Binaan

 

Cabai merah juga mengalami kenaikan dari Rp50.000 menjadi Rp65.000 per kilogram.

 

Pedagang menyampaikan bahwa kenaikan harga tidak hanya disebabkan oleh meningkatnya permintaan menjelang akhir tahun. 

 

Pengalihan pasokan untuk memenuhi kebutuhan program makan bergizi gratis atau MBG juga ikut memengaruhi ketersediaan barang di pasar.

 

“Harga terus naik, pembeli berkurang. Kami kesulitan menyesuaikan penjualan,” kata Fatimah, salah satu pedagang sayur di Pasar Gintung.

 

Warga yang berbelanja turut merasakan dampaknya. Sebagian mengaku harus mengurangi jumlah belanja karena harga yang semakin tinggi.

 

“Biasanya belanja bisa untuk beberapa hari. Sekarang harus dikurangi karena harganya naik,” ujar Piati, seorang pembeli.

 

Kenaikan harga komoditas sayur ini terjadi di hampir seluruh pasar tradisional di Kota Bandar Lampung. Pedagang dan warga berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga menjelang libur akhir tahun. (*)