Diduga Korsleting Listrik, Warung Sembako di Kedaton Terbakar, Kerugian Capai Rp35 Juta

Kolase pemadam
Sumber :
  • Foto dokumentasi istimewa

Lampung – Sebuah warung sembako milik warga di Jalan Harimau, Gang Harimau 3, RT 03, Lingkungan II, Kelurahan Sukamenanti Baru, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, dilaporkan terbakar pada Kamis dini hari, 7 Agustus 2025.

img_title Ditlantas Polda Lampung Kumpulkan Ratusan Driver Gojek hingga Maxim di Hotel Andalas, Ada Apa?

 

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.45 WIB itu diduga akibat korsleting listrik dari bagian atap warung. 

img_title Korsleting Hanguskan Rumah, Damkarmat Lampung Selatan Berikan Tali Asih ke Korban

 

Api dengan cepat membesar dan membakar bangunan permanen berukuran 3×3 meter yang digunakan sebagai tempat usaha.

img_title Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Lampug Selatan Bagikan 400 Paket Sembako ke Sopir Ojek hingga Buruh

 

Menurut keterangan pemilik warung, Bapak Alek (53), percikan api terlihat berasal dari atas atap sebelum akhirnya menjalar dan membakar isi warung yang menjual berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, gula, kopi, dan perlengkapan mandi serta mencuci.

 

Laporan kebakaran pertama kali diterima oleh Mako Damkar Tendean pada pukul 03.45 WIB. Dalam waktu cepat, dua unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi, yakni Unit Karba 015 dari Pos Siaga Tanjung Karang Barat yang tiba pada pukul 03.48 WIB, dan Unit Supply 05 dari Pos Siaga Langkapura yang tiba pada pukul 04.10 WIB. Proses pemadaman selesai pada pukul 04.50 WIB dengan menghabiskan dua tangki air.

 

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp35 juta," kata M. Subehi, Komandan Regu Damkar yang bertugas.

 

Dalam peristiwa ini, satu kepala keluarga dengan tujuh anggota yang menghuni rumah di belakang warung berhasil selamat. Mereka adalah Bapak Alek beserta istri dan lima anaknya.

 

Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Ibu Sera. Sementara penyebab pasti kebakaran masih akan didalami oleh pihak berwenang untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

 

Sebanyak tujuh personel pemadam kebakaran dari Pleton C diterjunkan dalam operasi ini, menunjukkan kesiapsiagaan dan kecepatan respons Damkar Kota Bandar Lampung dalam menangani kebakaran di wilayah permukiman padat penduduk. (*)