Diduga Dirampok dan Dibunuh, Sopir Travel asal Lampung Utara Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan di Lampung Selatan

Petugas mengevakuasi sopir travel tewas diduga dibunuh.
Sumber :
  • Istimewa

Lampung Selatan, Lampung – Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok pria tewas dengan sejumlah luka di bawah Jembatan Jalan Terusan Ryacudu Kotabaru, Desa Gedung Agung, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, pada Minggu pagi (29/6/2025). Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

img_title Kecelakaan Maut Tol Terpeka KM 187: Satu Keluarga asal Lahat Tewas, Hanya Anak Perempuan 17 Tahun yang Selamat

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, membenarkan penemuan jenazah tanpa identitas tersebut.

"Benar, warga menemukan sesosok jenazah tanpa identitas di lahan kosong di bawah jembatan wilayah Jati Agung," ujarnya.

img_title Jelang Salat Jumat, Ruang Pengimaman Masjid Al-Ikhsan Madukoro Terbakar akibat Korsleting

Meskipun belum diketahui identitasnya, polisi mencatat sejumlah ciri-ciri fisik dan pakaian korban yang dapat membantu proses identifikasi.

"Korban memiliki tinggi sekitar 165 cm, bertubuh agak gemuk. Saat ditemukan, ia mengenakan kaos hijau toska bertuliskan 'Athletic', celana jeans biru, dan cincin warna hitam di jari manis tangan kanan," jelas Kapolres.

img_title Tragis! Janda Dua Anak di Lampung Utara Ditemukan Tewas Mengenaskan, Tangan dan Kaki Terikat

Terkait dugaan adanya tindak kekerasan atau pembunuhan, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi yang saat ini tengah dilakukan di RS Bhayangkara Polda Lampung.

"Masih kami selidiki. Kami menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian," tambahnya.

Berdasarkan informasi dan rekaman video yang beredar, korban ditemukan dalam posisi telungkup dengan luka robek di bagian dahi dan darah yang keluar dari hidung. Tidak ditemukan kendaraan di lokasi kejadian yang diduga milik korban.

Korban diduga merupakan warga Lampung Utara yang bekerja sebagai sopir travel. Namun, informasi tersebut belum dapat dikonfirmasi secara resmi oleh pihak kepolisian.

Tim Inafis bersama anggota Polres Lampung Selatan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban telah dievakuasi menggunakan kantong jenazah dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk keperluan autopsi guna memastikan penyebab kematian. (*)