Hujan Deras Landa Pagar Dewa Lampung Barat, Puluhan Hektar Sawah Rusak dan Jalan Terputus Akibat Banjir

Banjir bandang landa Pekon Pagar Dewa, Lampung Barat.
Sumber :
  • Lampung.viva

Lampung Barat, Lampung – Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Pekon Pagar Dewa, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Lampung Barat, Minggu (18/5/2025). 

img_title Datangi Mako Damkar Sambil Menangis Kesakitan, Ridho Minta Tolong Cabut Kail di Kaki saat Mencari Belut di Sawah

Banjir yang melanda wilayah tersebut berdampak serius pada lahan pertanian dan infrastruktur masyarakat.

Akibat peristiwa ini, puluhan hektar sawah milik warga yang berada di sekitar aliran Sungai Way Umpu mengalami kerusakan parah. 

img_title Sokong Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Penengahan Turun ke Sawah Bantu Petani Tanam Padi

Derasnya arus air menyebabkan areal persawahan terendam dan diperkirakan akan mengalami gagal panen. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Tak hanya itu, banjir juga menyebabkan kerusakan pada infrastruktur jalan. Ruas jalan lintas antar pekon yang menjadi akses utama masyarakat turut terdampak. Sebagian badan jalan tergerus banjir, menghambat mobilitas dan aktivitas warga sekitar.

img_title Fantastis! 9 Penghapus Pensil Dianggarkan Rp. 30 Juta, DPMPTSP Lampung Barat Disorot

Sebuah video amatir yang beredar di media sosial menunjukkan derasnya aliran air yang menghantam wilayah persawahan warga. 

Beberapa warga menyebutkan bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

Jamili, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Pekon Pagar Dewa, menyampaikan bahwa pemerintah pekon bersama aparat kecamatan telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi. 

Langkah-langkah penanganan sementara juga mulai dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa.

"Ke depan, kami dari pihak pemerintah pekon akan melakukan normalisasi Sungai Way Umpu guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang," ungkap Jamili.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan yang masih tinggi diperkirakan akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan. (*)