Bentrok Kelompok Pemuda di Bandar Lampung, 1 Pelajar Tewas

Jenazah korban
Sumber :
  • Foto Dokumentasi Istimewa

Lampung – Seorang pelajar meninggal dunia dalam peristiwa bentrok antar dua kelompok di Teluk Betung Selatan pada Sabtu (4/5/2024) dinihari. 

img_title Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar ke Bandar Lampung, Warga Diminta Waspada

Adapun identitas korban yakni Rizky Abdul Salam Al Qolili warga Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung yang tercatat sebagai pelajar di SMA Satu Nusa Bandar Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan tim gabungan dari Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung saat ini masih melalui penyelidikan terhadap peristiwa ini.

img_title Ingin Staycation Tanpa Keluar Bandar Lampung? Holiday Inn Tawarkan September Deals

"Tadi malam terjadi bentrok dua kelompok remaja di wilayah Teluk Betung Selatan tepatnya di Jalan Ikan Mas, Kelurahan Kangkung. Dalam peristiwa tersebut ada seorang pelajar menjadi korban penyerangan sehingga korban atas nama Rizky meninggal dunia," kata Kombes Umi.

Lebih lanjut disampaikan, Kombes Umi, saat ini upaya yang dilakukan yakni tengah melakukan penyelidikan terhadap peristiwa ini. 

img_title Cari Bibit Unggul hingga Tingkat Provinsi, MGMP PAI Lampung Selatan Gelar Seleksi Pelajar Berprestasi

"Tim dari Polsek Teluk Betung Selatan, Polresta Bandar Lampung dengan dibackup Jatanaras Polda Lampung masih bekerja untuk mencari bukti dan keterangan tambahan guna mengungkap identitas para pelakunya," jelasnya. 

Kabid Humas menerangkan, dalam peristiwa tersebut pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti dilokasi kejadian yakni sebilah celurit.

"Ada sebilah celurit yang tertinggal di TKP, namun kami belum mengetahui apakah barang bukti itu yang digunakan oleh pelaku untuk melakukan penyerangan terhadap korban atau bukan," imbuhnya.

Jenazah Rizky sendiri saat ini telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.

"Usai peristiwa korban langsung dibawa ke rumah sakit dan pagi tadi telah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan," pungkasnya. (*)